Tampilkan postingan dengan label tips trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips trik. Tampilkan semua postingan

Trik Cegah Rantai Motor Putus di Tengah Jalan

Banyak pengendara motor yang rantai motornya putus di tengah jalan, padahal kita sedang diburu waktu. Nah tak mau hal itu terjadi kan. Apa yang mesti dilakukan agar rantai motor tidak putus di tengah jalan?

Berikut beberapa tips untuk Anda.

1. Yang wajib Anda lakukan adalah melumasi rantai motor secara berkala dengan menggunakan pelumas khusus rantai atau chain lube 2.000-3.000 km. Minimal satu bulan sekali. Langkah itu perlu dilakukan agar menjaga rantai tidak kering dan karatan. Gunakan dengan sikat kecil seperti sikat gigi supaya merata.

Tetapi melumeri oli dengan pelumas satu bulan sekali (2.000-3.000 km) tidak perlu dilakukan ketika rantai motor Anda menggunakan O-ring.

"Rantai yang menggunakan O-ring tidak perlu pakai pelumas cukup di bersihkan. Rantai O-ring bisa digunakan untuk motor besar," kata Divisi Service PT YMKI, Muhammad Abidin kepada detikOto.

2. Bersihkan rantai dari kotoran dan air sebelum rantai dilumeri dengan pelumas. Sesering Anda mengecek kebersihan rantai, maka lebih baik.

3. Pastikan rantai memiliki ketegangan yang cukup. Tidak terlalu tegang dan
tidak terlalu kendur. Umumnya, rantai yang disetel terlalu kencang akan memberi beban yang berlebih. Namun sebaliknya jika rantai yang disetel terlalu kendur dikhawatirkan akan membuat rantai terlepas dari mata gir.

Rantai kendur akan mengeluarkan suara aneh dan akan memberikan sentakan yang berlebih saat motor pertama kali dijalankan. Tingkat kekeduran optimalnya 2-3 cm.

4. Cek kondisi gir kecil. Biasanya banyak kotoran banyak menempel pada bagian itu. Putaran rantai juga menjadi keset dan tidak lancar. Setelah itu pastikan gir depan dan gir belakang sejajar.

5. Ganti sproket depan, sproket belakang serta rantai begitu usianya sudah 1,5-2 tahun (15.000 km keatas). Jangan potong rantai dengan alasan menghemat kantong.

6. Jangan keseringan melakukan akselerasi sejak awal, karena memperpendek usia logam rantai. "Terlalu sering akselerasi maka memperpendek usia logam," tutup Abidin.

Mematikan Mesin Motor Kala Lampu Merah Aman Tidak Ya ?


Kemacetan makin menjadi-jadi, dan waktu berhenti di lampu merah pun makin lama. Hal ini membuat pengendara motor banyak yang mematikan kendaraannya ketika menunggu lampu lalu lintas kembali hijau.

"Saya matiin mesin motor biar ngirit bensin mas. Kan kadang ada lampu merah yang ijonya lama banget, bisa hitungannya 300 detik. Daripada motor nyala, banyak asapnya juga ya sudah kita matiin aja mesinnya," tutur Dicky seorang pengendara motor sport kepada detikOto.

Sebenarnya aman tidak ya bagi motor yang tidak menganut teknologi start-stop untuk mematikan motornya sementara di lampu merah? Langsung saja kita tanya yang berwenang.

"Memang untuk mesin motor tidak berpengaruh. Tetapi ini bisa menjadi efek jangka panjang, lama kelamaan mesin juga bisa menjadi rusak. Karena motor harus hidup lalu mati berulang-ulang dalam waktu yang singkat," ujar Kosworo, Chief Mechanic Yamaha Berkah Abi kepada detikOto.

Kepala mekanik dari diler motor Yamaha yang berada di jalan Raya Condet Jakarta Timur ini juga mengatakan, bahwa dinamo starter lah yang paling kena dampak awal.

"Akibat sering mematikan dan menghidupkan selama lampu merah yang paling terkena dampak yaitu Dinamo Starter dan kunci kontak tentunya," tambahnya.

Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan Wahidin (38) Kepala Mekanik Honda Adam Motor yang berada di Jalan TB. Simatupang.

"Yang paling terkena dampak adalah motor starter dan aki. Terlebih lagi sekarang di jalan Jakarta para pengendara sepeda motor roda dua harus menyalakan lampu di siang hari, selain itu kalau pengendara mematikan kendaraannya dalam posisi gigi masuk, ini membuat motor starter bekerja lebih besar," katanya.

Wahidin menuturkan motor dengan transmisi otomatis juga akan lebih tersiksa jika dimatikan mesinnya kemudian langsung dipacu kencang begitu lampu menyala hijau.

"Terlebih lagi kalau motor matik, ini bisa membuat transmisi dan V Belt lebih cepat haus dan membuat motor lebih boros karena putaran gas langsung terbuka lebar, karena motor saat baru menyala langsung dibawa untuk berkendara," ujarnya.

Terus enaknya pas di berhenti di lampu merah bagaimana? Ini dia triknya

1. Lebih baik menunggu tidak perlu mematikan mesin. Kecuali dalam keadaan macet parah yang membutuhkan waktu berjam-jam, karena kalau seperti ini motor bisa overheat.

2. Kalau lampu merah tetap menyalakan kendaraan dalam keadaan netral.
3. Kalau memang sangat terpaksa harus mematikan kendaraan, lihat terlebih dahulu berapa lama lampu merah itu menyala, karena untuk dinamo starter bisa dihidupkan kembali setelah mati itu, minimal 20 detik.

Usir Bakteri dan Virus SARS dan H1N1 di Helm

Bakteri, jamur, bahkan virus yang hinggap di helm akan membuat helm lama-lama beraroma tidak sedap. Nah kini, ada alat yang bisa mengusir bakteri dan jamur agar enggan hinggap di helm kesayangan.

Sharp mencoba menyentuh kembali dunia otomotif melalui tehknologi terbarunya.

"Kami telah melakukan penelitian dan pengujian untuk membuat Plasmacluster Ion selama 10 tahun belakangan, dimulai sejak tahun 2000 hingga sekarang. Plasmacluster Ion kali ini kami buat untuk para pengendara motor yang menggunakan helm, yang dapat berguna untuk menghilangkan Bakteri dan jamur yang menjadi penyebab bau tidak sedap pada helm," ujar Naoko Yamaguchi Business Product Planning Dept. Health dan Evironmental System Group, Sharp Corp. Japan dalam jumpa pers di Hotel Indonesia Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Dengan penelitian dan survei yang dilakukan, Sharp yakin produk Plasmacluster Helmet Cleaner akan diterima sangat baik. Sharp bahkan mengklaim teknologi Plasmaclusternya bisa menangkal virus-virus ganas seperti SARS hingga H1N1.

"Target penjualan kami, 5.000 unit per bulan, kami percaya kerjasama yang kami bangun dengan Tarakusuma Indah sebagai produsen helm seperti INK, AGV dan lain-lain, mampu mencapai target," ujar Melianti, Home Appliances Product Manager PT. Sharp Electronics Indonesia.

Dengan harga jual sebesar Rp 599.000,- Plasmacluster Helmet Cleaner dapat
mengeluarkan 25.000 Ion positif dan negatif dan hanya memakan listrik sebesar 2 watt.

Penggunaan Plasmacluster Helmet Cleaner ini sangat mudah. Hanya dengan
menaruh helm di atas Plasmacluster Helmet Cleaner lalu menekan tombol on nya agar mengeluarkan ion, dan helm ditaruh pada saat malam hari atau selama 6-8 jam.

"Maka helm anda akan bersih dari Virus, bakteri, jamur, yang menjadi penyebab bau dan siap dipakai esok hari. selain itu penggunaan alat ini bisa mencapai 6-7 tahun pemakaian," tambah Melianti.

Sharp memang sengaja memperkenalkan produk Plasmacluster Helmet Cleaner ini di Indonesia, karena ini dilihat dari masyarakat Indonesia yang sangat menyenangi berkendara roda dua.

"Dilihat dari 10 tahun terakhir motor telah menjadi kendaraan yang prima untuk masyarakat dan ini merupakan suatu terobosan yang baik," ujar Direktur Marketing PT Tara Kusuma Indah (TKI) Henry Tedjakusuma.

Tips Naik Motor Agar Tidak Mengalami Sperma Buruk

Mengendarai motor terlalu lama ternyata bisa menyebabkan menurunnya kualitas sperma yang akhirnya mempersulit mendapatkan keturunan. Bahkan dokter Jepang mengatakan naik motor juga bisa menyebabkan impotensi. Lalu bagaimana menghindarinya?

Sebelumnya sebuah penelitian yang dilakukan oleh dokter Jepang dan diterbitkan dalam International Journal of Impotence Research menjelaskan kalau jok motor memberikan tekanan berlebihan pada perineum atau kulit yang ada dibawah buah testis, area yang antara anus dan skrotum.

Karena hal ini bisa menyebabkan tekanan yang dapat membatasi aliran darah ke alat kelamin si pengendara, yang pada akhirnya akan mengalami masalah kesulitan ereksi.

Penelitian ini juga mengungkapkan getaran dari mesin yang berlebih akan menyebabkan penurunan dua hormon pertumbuhan di dalam kandung kemih dan prostat (kelenjar dikantung kemih), yang berhubungan dengan relaksasi kandung kemih.

Namun meski begitu, Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Dr. Andri Wananda MS menepis argumen dokter Jepang tersebut.

"Bukan motor yang menjadi penyebab impotensi. Tetapi menggunakan sepeda motor itu memang bisa menyebabkan infertilitas atau kurang suburnya sperma yang dihasilkan," jelas Dr. Andri yang juga mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta ini.

Nah lalu bagaimana untuk menghindari penurunan kualitas sperma bagi para pengguna kendaraan roda dua dok? "Ada beberapa cara mulai dari pemilihan pakaian yang digunakan saat berkendara sampai servis berkala kendaraan anda," paparnya.

Berikut tips menghindari penurunan kualitas sperma bagi pengendara motor menurut Dr. Andri


1. Pastikan anda dalam berkendara tidak menggunakan celana yang terlalu ketat.

2. Apabila anda telah melakukan perjalan yang cukup jauh, gantilah celana anda dengan ukuran yang lebih besar atau lebih longgar.

3. Anda harus lebih memperhatikan seberapa jauh anda melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor.

4. Apabila anda memiliki mesin kendaraan yang panasnya tidak stabil, jangan lah terlalu lama dalam berkendara.

5. Lakukanlah servis berkala agar performa mesin, masih dalam kondisi yang baik. Sehingga tidak menimbulkan panas yang berlebih.

Tips Safety Riding untuk Motor

Angka kecelakaan bermotor khususnya sepeda motor merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan tertinggi. Salah satu cara menguranginya adalah dengan menerapkan safety riding.

"Itu sudah pasti, karena berkendara yang baik dengan mengusung safety riding sangat penting," ucap Agung Surya, Chief Instructor PT Astra Honda Motor yang merupakan lulusan Rainbow Saitama Japan.

Agung pun kemudian menguraikan cara safety riding saat pertama kali berkendara.

"Ini sebenarnya sangat sederhana tapi terkadang para pengendara lalai dengan hal ini. Dan di sini kami menekankan hal ini agar bisa diterapkan kepada dirinya sendiri atau bisa ditularkan kepada yang lain," tambahnya.

Berikut tahapan-tahapannya:

1. Jika sepeda motor disandarkan oleh standar pinggir (standar miring), janganlah duduk terlebih dahulu melainkan bebaskan terlebih standar miring terlebih dahulu dengan menggunakan kaki kiri.

2. Bila kendaraan anda distandar dua, untuk melepaskannya gunakanlah kaki kiri untuk membebaskannya.

3. Setelah anda telah siap mengemudi, pastikan keadaan di sebelah kanan anda aman dengan menolehkan kepala kesisi kanan kebelakang, setelah aman barulah anda bisa mulai mengendarai motor anda.

4. Di saat Anda melakukan perjalanan maka pastikan empat jari kanan dan kiri Anda telah berada dituas rem depan dan kopling (jika terdapat kopling).

5. Di saat anda ingin melakukan pemberhentian utamakanlah rem depan di saat anda ingin menghentikan kendaraan, karena beban berat anda akan berada di depan dan ini membuat anda lebih cepat berhenti.

Cara melakukan pengereman depan yang baik adalah dengan meremas secara perlahan yang diawali jari kelingking dan diakhiri jari telunjuk, tidak dengan menekan secara bersamaan.

6. Namun anda juga tidak lupa untuk menggunakan rem belakang dalam melakukan pemberhentian. Akan tetapi rem ini dipergunakan hanya sebagai penyeimbang rem depan saja agar tidak terjatuh.

7. Setelah kendaraan sudah mulai berhenti barulah anda menarik kopling dengan cara meremasnya pula. Hal ini pun bertujuan agar mesin kendaraan tidak mati.

8. Selanjutnya apabila kendaraan sudah ingin berhenti, maka siapkan kaki kiri anda untuk menjadi pijakan anda. Dan setelah itu barulah anda melakukan pergantian ke transmisi rendah.

9.Setelah transmisi sudah di posisi rendah maka lihatlah kembali ke kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang ingin melintas, baru setelah itu melanjutkan perjalanan.

10. Dan taati lah peraturan lalu intas yang ada.

Naik Motor Aman ala Mick Doohan

Setelah tidak membalap di lintasan MotoGP lagi, Mick Doohan kini sibuk melakukan kampanye mengendarai motor yang aman. Apa saja trik dan tips mengendarai motor dari juara 5 kali MotoGP 500 cc ini?

"Hampir 50 persen kecelakaan motor terjadi di perempatan, dan biasanya melibatkan kendaraan lain juga. Jadi anggap perempatan ini sebagai black spot," ujar Doohan dalam sebuah video yang dirilis oleh Motorcycle Accident Commission, dimana Doohan menjadi duta besarnya.

Berikut tips lengkap mengendarai motor dari Mick Doohan seperti dilansir allaboutbikes, Selasa :

1. Siapkan jarak dengan kendaraan depan. Jarak minimal dengan kendaraan di depan bisa diukur dengan aturan hitungan waktu 2 detik. Jadi jika sesuatu terjadi di depan kita, kita bisa bereaksi dengan tepat dan keluar dari masalah.

2. Ketika harus menyelip-nyelip di antara kendaraan, selalu asumsikan kendaraan di depan tidak tahu motor Anda akan masuk di antara celah-celah sempit. Jangan mengharapkan kendaraan tersebut tahu kalau motor yang Anda kendarai akan menyelip.

3. Blind spot merupakan masalah besar bagi pengendara motor. Apalagi dengan spion yang kecil dan menggunakan helm, akan lebih banyak banyak blind spot. Selalu menengok ke kiri dan kanan khususnya ketika mengganti lajur, atau memutar balik.

4. Anggap diri Anda tidak kelihatan. Berkendara lah seperti pengendara lain, pengendara sepeda dan pejalan kaki tidak melihat Anda.

5. Ketika mendekati perempatan jalan atau berkendara di jalanan padat, untuk menghentikan laju motor dengan cepat bisa menggunakan rem depan.

Trik Menghindari Kecelakaan

Jika dirunut, kecelakaan yang dialami para pengendara sebenarnya ada 3 penyebab utama. Seperti kondisi pengemudi, karakter pengemudi, dan kondisi kendaraan.

Hal tersebut disampaikan Executive Director Indonesia Defensive Driving Center Bintarto Agung, pada ajang Proton Defensive Driving 2011, beberapa waktu lalu.

"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam berkendara. Seperti kondisi pengemudi seperti tingkat emosi sang pengendara, Penglihatan yang kurang, menggunakan bantuan alat pendengar, dan terakhir lelah," ujar Bintarto.

Kedua dari sisi karakter pengemudi, seperti terlalu agresif disaat mengemudi misalnya mengebut, tidak memberi tanda, tidak memberi jarak saat berkendara, mengabaikan lampu rambu, dan lain-lain.

Dan terakhir adalah kondisi kendaraan yang tidak diperiksa terlebih dulu sebelum berpergian.

Menurut Bintarto sebenarnya ada beberapa sikap yang benar agar kita bisa terhindar dari kecelakaan. Yakni:

1. Memahami dan mengurai risiko sebelum berkendara:
  •  Periksalah kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
  •  Antisipasi tindakan para pengguna jalan yang lain.
  •  Mengemudi hanya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani
  •  Sadar untuk berusaha meningkatkan kemampuan mengemudi

2. Mengatur penglihatan, waktu dan ruang
  • Hindari terjadinya keterbatasan pandangan melalui kaca spion atau yang biasa disebut dengan Blind Spot.
  • Lakukanlah proses melihat, pengenalan, perkiraan, memutuskan serta melaksanakan keputusan.
  • Melihat : Perhatikan seluruh daerah yang terlihat pada 20-30 detik kedepan atau 300-500 m untuk kecepatan 60 km/jam.
  • Pengenalan : Kenali objek apa saja yang ada di sekitar kita.
  • Memutuskan : Setelah melihat situasi telah aman pastikan anda mengambil keputusan tanpa ragu.

3. Mengatasi Pengaruh Lingkungan Sosial
  • Tidak mengkonsumsi alkohol, Narkoba, disaat berkendara.

4. Menghindari gangguan seperti penggunaan telepon seluler, penumpang yang berisik, merokok, atau apapun yang bisa mengubah konsentrasi.

5. Pengetahuan Kendaraan Bermotor
  • Sistem-sistem kontrol dalam kenyamanan
  • Alat-alat pengontrol pada penggerak.
  • Sistem-sistem Penglihatan dan pelindung pengemudi dan penumpang.
  • Alat-alat Informasi, komunikasi.

Ban Pecah di Jalan? Jangan Panik!

Tidak sedikit penyebab kecelakaan itu disebabkan oleh pecahnya ban disaat melakukan perjalanan. Dan akibat rasa panik yang berlebihan resiko kecelakaan pun jadi berlipat ganda.

Padahal untuk menghadapi situasi berbahaya seperti ini diperlukan ketenangan untuk bisa melampauinya dan meminimalisasi resiko yang ada di depan mata.

"Merawat ban itu lebih sulit dari pada membelinya. Karena ini memang menyangkut masalah kenyamanan dalam berkendara," ungkap Executive Director Indonesia Defensive Driving Center(IDDC) Ir. Bintarto Agung.

Dan untuk menghindari kondisi kritis ketika ban pecah saat dikendarai IIDC pun memberikan tips sederhana yang terkadang dilupakan anda sebelum melakukan aktifitas untuk menghindarinya.

Lalu apa saja langkah untuk menghindari kondisi kritis ini? Bagaimana pula menghadapi situasi ketika ban mobil kita pecah? Apa sajakah yang anda harus lakukan? Berikut bocorannya.


1. Periksa kondisi ban baik dalam tekanan angin dan penyetelan roda, sebelum melakukan aktifitas anda.

2. Melakukan pemeriksaan tekanan Udara ban minimal 1 minggu sekali. Tapi ingat untuk melakukan pemeriksaan disaat keadaan ban dingin, sebelum terjadi perubahan suhu akibat panas ban setelah beraktifitas.

3. Bila tekanan ban kendaraan tidak sesuai maka hal ini bisa menyebabkan ban akan mengalami cepat haus. Dan bisa membuat kendaraan tidak stabil.

4. Pastikan Rotasi ban telah terpasang tepatdan tidak terbalik.

5. Bila Ban Pecah, Pertahankan arah dengan memegang roda kemudi dengan pasti.

6. Bila Ban Pecah, Lakukan perlambatan halus dan gradual tanpa menginjal rem.

7. Bila Ban Pecah, Periksa lalu lintas sekitar, beri sinyal dan arahkan kendaraan ketempat yang aman.

8. Setelah kendaraan dapat dikendalikan dengan baik, injak pedal rem secara bertahap sampai kendaraan dapat berhenti total.

9. Pindahkan ke transmisi pada "Park" dan "R" (Automatic). Pasang Rem Tangan dan nyalakan lampu Hazard.

10. Keluar dari kendaraan setelah seluruh penumpang keluar.

Tips Hindari Kecelakaan Ketika Berkendara di Jalan

Maraknya terjadi kecelakaan yang dialami para pengendara memiliki banyak faktor. Namun sebenarnya ada 3 penyebab utama yang bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan seperti kondisi pengemudi, karakter mengemudi, dan kondisi kendaraan.

Executive Director Indonesia Defensive Driving Center Ir. Bintarto Agung, pada ajang Proton Defensive Driving 2011, di Pacuan Kuda Pulomas Jakarta menjelaskan hal tersebut.

"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam berkendara, seperti kondisi pengemudi, seperti tingkat emosi sang pengendara, penglihatan yang kurang, menggunakan bantuan alat pendengar, dan terakhir lelah," ujar Bintarto.

"Yang kedua itu bisa Karakter pengemudi, seperti terlalu agresif disaat mengemudi misalnya mengebut, tidak memberi tanda, tidak memberi jarak saat berkendara, mengabaikan lampu rambu, dll. dan terakhir itu kondisi kendaraan yang tidak diperiksa sebelum berpergian," tambah Tarto.

Lalu bagaimana yah sikap yang benar untuk bisa menghindari terjadinya sebuah kecelakaan. Nih berikut tips yang Bintarto bocorkan untuk Otolovers.

1. Memahami dan Mengurai Resiko sebelum berkendara
 - Periksalah kendaraan sebelum melakukan perjalanan
 - Antisipasi tindakan para pengguna jalan yang lain
 - Mengemudi hanya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani
 - Sadar untuk berusaha meningkatkan kemampuan mengemudi

2. Mengatur penglihatan, Waktu dan Ruang
 - Hindarai terjadinya keterbatasan pandangan melalui kaca spion atau yang biasa disebut dengan Blind Spot
 - Lakukanlah Proses melihat, Pengenalan, Perkiraan, Memutuskan serta melaksanakan keputusan
# Melihat : Perhatikan seluruh daerah yang terlihat pada 20-30 detik kedepan atau 300-500 m untuk kecepatan 60km/jam.
# Pengenalan : Kenali objek apa saja yang ada di sekitar kita
# Memutuskan : Setelah melihat situasi telah aman pastikan anda mengambil keputusan tanpa ragu

3. Mengatasi Pengaruh Lingkungan Sosial
 - Tidak mengkonsumsi alkohol, Narkoba, disaat berkendara

4. Menghindari gangguan seperti penggunaan telepon seluler, penumpang yang berisik, merokok, atau apapun yang bisa mengubah konsentrasi

5. Pengetahuan Kendaraan Bermotor
 - Sistem-sistem kontrol kenyamanan
 - Alat-alat pengontrol pada penggerak
 - Sistem-sistem Penglihatan dan pelindung pengemudi dan penumpang.
 - Alat-alat Informasi, komunikasi

Tips Bikin Awet Aki Motor

Aki merupakan salah satu alat penting dalam motor. Aki merupakan sumber arus searah yang digunakan dalam motor. Jika tidak diperhatikan kegunaannya, tentu akan menyebabkan motor susah hidup.

Agar kejadian itu tidak menimpa Anda, ME ingin berbagi tips aki motor supaya bertahan lama. Tips ini untuk motor yang memiliki kick starter (sistem engkol).

1. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah permukaan cairan yang harus tetap berada antara garis permukaan atas dengan garis permukaan bawah atau cek setiap 2 bulan sekali. Jika mendapatkan cairan berada pada garis permukaan bawah tambahkan air aki hingga mencapai batas permukaan atas.

2. Hindari memodifikasi aliran listrik aki. Menyambung kabel ke aki dengan cara tidak benar menyebabkan daya listrik cepat habis. Terlebih bila sistim pengisian ke accu bermasalah.

3. Walaupun motor tersemat starter elektrik, sebisa mungkin Anda menggunakan kick starter (engkol) untuk menghidupkan mesin motor. Hal tersebut biasanya dilakukan pada pagi hari ketika hendak beraktivitas. Penggunaan kick starter di pagi hari ternyata cukup signifikan menghemat baterai aki.

4. Cara lain yang ampuh menghemat aki motor adalah perhatikan jarak antara penggunaan motor dan tidak menggunakan motor. Biasanya pengguna motor secara acak menggunakan motor.

Karenanya dalam hal ini kita perlu teliti. Anda sebaiknya menggunakan starter engkol ketika motor tidak digunakan dalam waktu 8-12 jam. Sementara jika motor tidak digunakan dalam waktu singkat (5-7 jam), Anda bisa memanfaatkan eletrik starter.

Tips tersebut terbukti bagus untuk penggunaan aki motor. Setidaknya, bisa menghemat aki motor cair 3-4 tahun.

Tips Aman Mudik dengan Motor

Pemerintah sudah memperingati untuk tidak mudik ke kampung halaman dengan sepeda motor, namun sepertinya tahun ini masih banyak pemudik menggunakan kendaraan tersebut dengan alasan ebih murah dan gampang.

Apalagi data Kementerian Perhubungan menunjukkan, motor masih menjadi moda favorit para pemudik.

Nah, jika memang akan menggunakan motor, pemudik harus menyiapkan diri dan kendaraan agar selamat di jalan. Apa saja yang harus disiapkan? Berikut kiat-kiat dari PT Triangle Motorindo produsen motor Viar, untuk pemudik yang akan menggunakan sepeda motor.

Sebelum berangkat:


1.   Pastikan Surat surat kendaraan (STNK) dan SIM masa berlakunya masih lama. Bila masa berlakunya habis akan membuat konsentrasi pengendara terpecah.
2.   Periksa kondisi motor meliputi (cek kondisi mesin, oli, periksa kelayakan lampu depan dan lampu rem.
3.   Periksa kelayakan roda belakang dan depan bila sudah tipis segera diganti, karena kita tidak bisa prediksi cuaca di perjalanan. Siapkan jas hujan usahakan jas hujan celana dan baju 2 pieces (celana dan baju).
4.   Bila Anda pemula atau pertama kali melakukan perjalanan mudik alangkah baiknya banyak bertanya kepada teman-teman mengenai suasana dan keadaan yang akan dilalui nanti termasuk kapan harus istirahat dan di mana istirahat yang baik. Tanyakan juga situasi perjalanan harus di perhatikan dan diwaspadai.

Ketika di perjalanan:

Sebelum perjalanan Anda lebih baik berdoa karena berdoa mental kita akan tetap tinggi dan siap dalam menghadipi perjalanan panjang ini. Jangan lupa memperhatikan kondisi pengendara seperti:


1.   Menggunakan pakaian dan jaket yang nyaman dipakai (jangan pakai jaket yang sempit atau pun terlalu longgar).
2.   Pada saat perjalanan pastikan badan Anda sehat/kondisi badan fit.
3.   Taati peraturan lalu lintas/road safety.
4.   Menyalakan lampu kendaraan pada siang/malam hari
5.   Jangan membawa barang berlebihan dan ataupun diletakan dekat bagian depan dekat stang, karena akan mempengaruhi manuver kendaraan.
6.   Jangan paksa kemampuan diri dan kendaraan diatas kemampuan rata-rata rekomendasi.
7.   Jangan mudah terbawa emosi terhadap pengendara lainnya sehingga mengendarai motor dengan balapan.
8.   Bila mengendarai kendaraan dalam kondisi puasa atur ritme perjalanan, bila kondisi panas dan lelah jangan ragu untuk istirahat.
9.   Isi bensin kembali di SPBU terdekat walaupun kondisi penunjuk bensin berada di posisi seperempat mendekati habis, karena kita tidak tahu seberapa jauh lagi pom bensin di depan kita.
10.               Buat perjalanan mudik Anda sebagai perjalanan 'seolah-olah' rekreasi yang menyenangkan sehingga badan dan pikiran akan selalu rileks.

Pertolongan Pertama Motor Mogok karena Banjir

Musim hujan telah tiba dan bagi warga, siap-siaplah untuk menghadapi banjir yang melanda banyak titik rawan banjir. Nah bila Anda para pengguna motor yang harus melewati banjir lalu motornya mogok, ini beberapa tips yang harus dilakukan agar motor kembali ngacir.

Ketika menghadapi banjir, banyak motor yang 'bertumbangan' dan harus menghadapi kenyataan motornya mogok. Ketika itu terjadi, jangan panik. Ada beberapa bagian motor yang harus Anda cek ketika itu terjadi sebagai pertolongan pertama.

Langkah pertama ketika motor mogok setelah menerjang banjir adalah tetap tenang dan cari tempat teduh atau tempat yang memungkinkan Anda leluasa memeriksa tunggangan Anda tersebut.

Setelah itu, keluarkan peralatan yang biasanya menjadi bawaan standar motor seperti obeng atau kunci busi.

Lalu periksalah busi motor Anda. Sebab biasanya bagian ini cenderung basah setelah menghadapi banjir. Keringkan busi dan ruang busi yang ada di mesin. Caranya tinggal tempatkan kain ke lubang ruang busi tadi dan gunakan kick starter beberapa kali untuk membiarkan dorongan dari mesin mendorong air keluar.

Periksa pula saringan udara motor Anda. Karena biasanya setelah terendam banjir, komponen ini akan basah yang bila dipaksakan akan membuat motor Anda 'berebet' ketika dinyalakan nanti.

Bila bagian dalam saringan udara yang biasanya berbentuk busa atau saringan terlihat basah, maka untuk sementara copot saja saringan udara tersebut. Baru setelah sampai di rumah saringan udara itu dikeringkan dan dipasang kembali.

Setting ulang pula komposisi settingan bensin dan angin yang ada di karburator. Gunakan obeng untuk melakukannya dan perhatikan bunyi dan reaksi mesin motor Anda untuk menemukan settingan yang tepat.

Coba nyalakan dan kembalilah beraktivitas. Tapi setelah sampai di kantor atau di rumah jangan lupa jemur dan angin-anginkan saringan udara tadi, setelah dirasa kering, pasang lagi seperti semula.

Dan tidak kalah penting, usahakan periksa oli motor Anda. Sebab biasanya ketika banjir terjadi, air bisa merembes ke ruang oli yang akan membuat oli tercampur dengan air. Ketika itu terjadi, warna oli biasanya berubah menjadi putih.

Jangan panik. Untuk langkah awal, kuras ruang oli motor Anda. Hal itu bisa Anda lakukan sendiri.

Caranya, siapkan wadah untuk oli yang sudah memutih itu. Keluarkan oli tersebut. Setelah itu, belilah 1 liter bensin dan tuangkan setengahnya ke ruang oli. Lalu gunakan kembali kick starter untuk memompa bensin ke saluran oli yang kemungkinan juga sudah dimasuki air. Hal itu berguna untuk mendorong air keluar dan berkumpul di ruang oli.

Setelah kick starter beberapa kali, keluarkan bensin tersebut dari ruang oli melalui lubang di bawah mesin, tempat oli biasa dikeluarkan ketika ganti oli. Kemudian lakukan hal yang sama dengan berbekal setengah liter bensin yang tadi tersisa.

Lalu setelah semua selesai dan bila memiliki kompresor, semprotlah ruang oli itu dengan angin. Setelah itu, masukkan oli baru ke ruang yang baru di bersihkan tadi. Dan motor Anda telah siap sedia.

Hal-hal tadi bisa dilakukan sendiri dan untuk pertolongan pertama setelah banjir. Setelah 2-3 hari, periksa kembali oli motor Anda, apakah memutih, bila iya, berarti masih ada air yang tersisa. Ganti kembali oli tadi.

Dan yang pasti, setelah semua itu, datanglah ke bengkel resmi untuk pendapat perawatan lebih lanjut.